Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2010

Zisa B'day Card

Gambar
Artwork yang saya bikin untuk kartu ucapan ulang tahunnya Azisa Noor,komikus asal Bandung yang punya teknik gambar khas dengan sapuan cat air.

Ya'udah, saya coba ikut2an bikin artwork dengan cat air, eheheheh :-p


Media
Kerta Canson
Kuas Lyra Germany Taklon(no: 00,3, dan 5)
Cat air pentel

SANDAL JEPIT dan CUPCAKE

Gambar
Bel sekolah berbunyi panjang, tanda jam pelajaran hari ini sudah habis. Anak-anak berhamburan keluar untuk pulang. Mereka semua kelihatan ceria dan bersuka cita, tapi tidak begitu dengan Dita. Dita tidak seceria teman-teman yang lain. Entah apa yang sedang Dita pikirkan. Dari seberang ada suara memanggilnya.
“Dita, Dita!”
Ternyata Mika, teman sekelasnya di kelas 5A.
“Nanti sore jangan lupa, ya, aku tungguin pokoknya. Aku duluan ya, udah dijemput, mau les gitar. Bye...”
Mika pun berlalu dan Dita berdiri mematung memandangi sahabatnya yang selalu ceria.
Di tengah perjalanan Dita masih saja termenung. Ia melangkah dengan lemah. Sesampainya di rumah tak ada siapa-siapa. Ada pesan dari ibu di atas meja makan.
“Dita, abis makan siang jangan lupa anter rantang ke rumah mbak Titis ya. Ibu pulang sore. Makasih sayang”.
Dita meletakan kertas itu kembali, lalu ganti baju dan makan siang kemudian mengantar rantang ke rumah mbak Titis. Sepajang perjalanan ke rumah mbak Titis, Dita melewati deretan …

MENCARI PASAR YANG KECIL DALAM KOMIK

Ketika membahas soal market share, sering kalo kita berpikir untuk meraih “kue” sebanyak-banyaknya dari seluruh kue yang tersedia. Maksudnya begini, diantara seribu orang konsumen, kita berusaha meraih seribu-seribunya. Padahal belum tentu keseribu orang itu membutuhkan produk yang kita tawarkan. Alih-alih dapat untung, bisa-bisa kerugian yang kita dapatkan karena tidak ada pasar yang secara khusus kita targetkan. Dalam hal ini, “segmentasi pasar” diperlukan. Sebagai sebuah produk, komik juga membutuhkan segmentasi pasar, yaitu segmentasi pembaca.

Misalnya saja kita hendak membuat komik bergenre petualangan. Lalu beberapa poin berkenaan dengan segmentasi yang bisa menjadi pertimbangan, seperti : siapa pembaca yang kita targetkan, umurnya berapa, tinggal di kawasan seperti apa, bagaimana latar belakangnya, bagaimana kondisi ekonominya, dan lain-lain. Setelah semua kita analisa, kita akan mendapat kemudahan dalam menggali cerita lebih dalam, terlebih membantu proses pemasaran lebih lanj…

PENSIL WARNA ATAU KOMPUTER?

Dulu pernah ketika saya dan teman saya sedang berada di toko buku dan saya memilih beberapa perlengkapan mengggambar, salah satunya tinta hitam dan pensil warna. Ketika saya melihat-lihat pada sebuah rak pensil warna teman saya bertanya, “buat apaan, Met, pensil warna? Lo kan ngewarnain pake komputer”. Sejenak saya tertegun mendengar pertanyaannya dan berpikir-pikir lagi, sampai akhirnya saya tidak jadi membeli pensil warna itu. Kemudian dia juga memberi saran untuk memlih tinta warna hitam yang akan saya gunakan untuk membuat blok warna hitam pada bidang gambar yang cukup luas. Untuk kali ini saya coba ikuti lagi sarannya memilih tinta. Bukanlah tinta yang teman saya sarankan melainkan cat poster.

Sesampainya di rumah dan saya gunakan cat poster itu untuk membuat blok hitam, dan, waw, saya sangat kecewa! Cat poster tidak seencer tinta sehingga saya kesulitan untuk membuat blok warna hitam dalam jangkauan bidang yang lebih luas. Dan karena kepekatannya itu, cat poster tidak selumer ti…

VIERA: KEKURANGAN YANG MENJADI KELEBIHAN

Gambar
Viera. Siapa yang nggak kenal band ini? Band yang isinya empat orang brondong dan imut-imut, dengan personil tiga laki-laki dan satu orang perempuan. Sekarang band ini lagi ngetop karena begitu digemari oleh anak-anak muda, terutama anak-anak umuran sekolah atau baru lulus SLTA.

Kalau disimak sepintas musiknya, mungkin tidak ada yang istimewa dari band ini. Aransemennya begitu empuk terdengar, tidak terlalu menonjolkan skill yang “wah”, dan yang menjadi perhatian, karakter vokalnya yang “pas-pasan” sampai-sampai terdengar nggak bertenaga. Tapi disitulah kekuatan Viera. Kekuatan itulah yang menjadi diferensiasi bagi band tersebut.

Awalnya saya tidak begitu suka dengan Viera. Alasannya ya, karena yang saya sebutkan tadi. Musiknya terlalu ringan dan vokalnya pas-pasan. Tapi hal itu lebih baik bagi saya ketimbang mesti mendengarkan band-band dengan musik yang 11-12 dengan ST12, Samson, ataupun Ungu, yang menjadi acuan industri musik saat ini. Saya sendiri sudah sangat jenuh dengan kisah c…

Unknown Woman

Gambar
Di Circle-K deket tempat saya kerja ada Circle-K yang kasirnya seorang cewek berwajah Cina. Hem,...pas ngeliat pertama kali jadi dag-dig-dug dan grogi gitu. Dan semalam, sebelum tidur saya mencoba membayangkan wajahnya dan membuat sketsanya.

Baru dua kali belanja di Circle-K dan si mbak ini kasirnya dan saya pengen tahu siapa namanya

Tools :
Pensil warna Faber Castel Classic Color
Kertas Canson Drawing Paper 110 gram, ukuran A4

Untuk guideline saya pakai Lyra Rembrand poly color warna Light Violet (gak keliatan emang sih warnanya)

ILUSTRATOR, KARTUNIS, STORIBORDIS, DAN KOMIKUS ADALAH PROFESI YANG BERBEDA; TINJAUAN KOMIK DI DALAM MEDIA (part 1 of 2)

Serupa tapi tak sama. Itulah istilah yang tepat untuk menggambarkan keadaan keempat jenis profesi yang disebutkan pada judul di atas. Tapi pada kenyatannya, Istilah yang kerap menempel di benak orang-orang adalah “serupa dan sama”. Misalnya saja, banyak orang yang menganggap komik sama dengan kartun, dan kartun sering diartikan sama dengan ilustrasi, atau storibor yang dianggap sama dengan komik.

Kalau dilihat sekilas, profesi ilustrator, kartunis, storibordis, maupun komikus adalah profesi yang sama, karena pekerjaan mereka semua sama-sama membuat gambar. Sekalipun terlihat sama, sebenarnya masing-masing pekerjaan itu berbeda. Perbedaan itu muncul karena memang ada hal yang membedakannya, yang mana pembeda-pembeda itu menjadi ciri khas masing-masing jenis pekerjaan. Ciri-ciri yang membedakannya ada karena kebutuhan aplikasi untuk masing-masing pekerjaan memang berbeda. Baiklah, saya kupas satu-satu perbedaan-perbedaan tersebut, atau lebih enaknya spesifikasi.

Ilustrator

Adalah pembu…

Wajah Tanpa Bola Mata

Gambar
Iseng malem-malem ngelukis pake cat air yang bentuknya mirip bedak padat (merek Koi Waterbrush) minjem sama si Tomas.

Digores di atas kertas bertekstru mirip kanvar yang ukurannya hampir sebesar A3.
Entah, siapa perempuan ini sebenarnya ^^

KOMIK DAN BRANDING : DIFERENSIASI

Sebagian besar orang mungkin menganggap bahwa komik adalah sebuah karya seni yang dapat digolongkan dalam seni rupa dwi matra, atau lebih spesifiknya seni menggambar. Tapi saya tidak terlalu setuju dengan anggapan seperti itu. Di negeri ini kedudukan komik masih belum jelas. Dia bukanlah makhluk yang dapat digolongkan ke dalam seni rupa, bukan juga makhluk yang bisa digolongkan ke dalam seni sastra. Tapi bukan itu yang mendasari ketidak setujuan saya akan anggapan bahwa komik bukanlah bagian dari seni rupa. Komik adalah media alternatif yang lahir dari gabungan seni rupa dan sastra.

Sebagai sebuah karya (artwork), boleh saja komik dikategorikan ke dalam sebuah karya seni, tapi seni di dalam dunia industri. Kenapa saya bilang begitu? Sebab komik adalah “sebuah karya yang diproduksi dan dapat diduplikasi , baik dalam skala besar ataupun kecil, untuk dinikmati oleh banyak orang.” Karena sifatnya yang diproduksi secara massal, maka komik termasuk ke dalam komoditas industri, layaknya f…

DUO HIPPO DINAMIS TERSESAT DI BYZANTIUM; MELIHAT UNIKNYA TURKI DARI KACA MATA KUDA NIL.

Gambar
Pertama mendengar judulnya saya mengira kalau komik ini menceritakan tentang dua ekor kuda nil yang berpetualang di Turki. Ternyata benar, komik yang ceritanya terinspirasi dari buku The Naked Traveler ini memang menceritakan tentang perjalanan dua ekor kuda nil yang tersesat di Turki. Bukan kuda nil sungguhan, melainkan julukan bagi KK dan DD, kedua tokoh utama pada komik ini. Dua perempuan berbadan tambun dan jago berenang yang sangat hobi jalan-jalan dan menjuluki dirinya Duo Hippo Dinamis (DHD).

Cerita bermula ketika DHD memutuskan jalan-jalan ke Turki di suatu siang yang biasa-biasa saja dan membosankan. Setibanya di Istanbul, DHD ingin pergi ke Cappadocia sebagai tempat yang wajib dikunjungi di Turki. Tapi mereka kebingungan karena sama sekali tidak tahu bagaimana caranya ke Cappadocia sekalipun KK pernah ke Turki sebelumnya. Mereka mesti berputar-putar mencari cara untuk sampai di Cappadocia dan didapatlah petunjuk kalau mau ke Cappadocia mesti ke Ankara terlebih dahulu. Beberap…