Lama Tak Berbatas dan Jarak

Lama tak meramu kata, namun bayangmu tetap tinggal di kepala
Lama tak saling sapa, dan senyummu masih saha merangkai bertahta
Lama sekali rasanya


Apakah karena batas khayal yang kubuat?
Atau cuma perasaan alamiah belaka?

Lama-lama lama itu menjadi lama sekali
Sangat lama dan terlalu lama
Hingga sang Lama tak lagi lama
Terbiasa

Ya, terbiasa
Aku hanya butuh terbiasa
Dan menyadari bahwa segala yang datang pasti akan pergi
Entah pergi lama atau hanya sebentar

Lama tak meramu kata
Tampaknya sudah tidak bisa, atau sebenarnya memang tak perlu
Yang ada hanya realita, tak butuh lagi kata-kata

Lama tak saling sapa
Mungkin hanya menunggu kesempatan saja untuk datang
Toh tak ada yang benar-benar kehilangan sapa

Lama sekali rasanya
Aku hanya butu terbiasa
Terbiasa untuk sadar bahwa segala sesuatu kadang perlu batas, dan jarak


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ILUSTRATOR, KARTUNIS, STORIBORDIS, DAN KOMIKUS ADALAH PROFESI YANG BERBEDA; TINJAUAN KOMIK DI DALAM MEDIA (part 1 of 2)

Komik Juki&Friends: Persahabatan di Negeri Cermin

Aku diam, bukan tak peduli