Aku diam, bukan tak peduli

Sering kudiam ketika kau bicara. Bukan tak memedulikan, tapi aku tahu tak perlu
Untuk mendebat atau menangkis pendapatmu
Selama ini kau benar, walau pernah kau salah tapi itu bukan masalah

Sesekali aku melawan, dan ada saatnya aku bicara tegas
Walau tak sering memang, sebab aku tak pernah menginginkannya

Dalam diamku aku mencoba mengenalmu
Dalam diamku aku mencoba mencerna segala polahmu
Dalam diamku aku belajar untuk lebih bijaksana

Kadang aku salah kata, tapi aku sengaja tek membela
Aku hanya ingin menjadi "hitam" atau "putih" sekalian, bukan abu-abu
Menurutku itu lebih baik ketimbang selalu menghindar dan mencari-cari alasan di depanmu
Aku juga ingin kau tahu kalau aku bisa bilang "ya" atau "tidak"

Aku selalu mencoba berdamai
Meski kadang harus bungkam

Aku selalu mencari suasana teduh
Biarpun sebenarnya ada yang bergemuruh

Ya, aku hanya tak ingin ada perselisihan
Karena kau kutakuti
Aku takut akan ketidaknyaman
Aku takut akan kau beralih

Aku diam, bukan tak peduli
Ada saatnya aku bicara
Tapi aku lebih banyak diam, memang
Aku diam, tapi terus berpikir
Kata apa yang tepat untuk kuucapkan
Karena aku tak ingin menyakitimu meski hanya dengan barisan huruf tanpa emosi

3:40

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ILUSTRATOR, KARTUNIS, STORIBORDIS, DAN KOMIKUS ADALAH PROFESI YANG BERBEDA; TINJAUAN KOMIK DI DALAM MEDIA (part 1 of 2)

Komik Juki&Friends: Persahabatan di Negeri Cermin